• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PESPARAWI MAHASISWA

Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Mahasiswa Nasional merupakan salah satu program Direkt...

PEKAN SENI MAHASISWA NASIONAL (PEKSIMINAS)

Peksiminas merupakan puncak kegiatan kemahasiswaan di bidang pengembangan bakat dan minat maha...

Mahasiswa Indonesia (Universitas Pattimura) Raih 'Global Emerging Youth Leaders'

Mahasiswa Indonesia ikut menjadi salah seorang penerima anugerah tahunan “Global Emerging Youth L...

PATTIMURA ISLAMIC FESTIVAL

Kampus UNPATTI, Selasa (23/01). Lembaga Dakwah Kampus Al-Ikhwan Universitas Pattimura dalam Ko...

  • PESPARAWI MAHASISWA

    Friday, 16 January 2015 07:51
  • PEKAN SENI MAHASISWA NASIONAL (PEKSIMINAS)

    Friday, 16 January 2015 07:56
  • Mahasiswa Indonesia (Universitas Pattimura) Raih 'Global Emerging Youth Leaders'

    Wednesday, 27 April 2016 01:27
  • PATTIMURA ISLAMIC FESTIVAL

    Thursday, 08 March 2018 23:51
Home Minat & Penalaran Mahasiswa Indonesia (Universitas Pattimura) Raih 'Global Emerging Youth Leaders'

Mahasiswa Indonesia (Universitas Pattimura) Raih 'Global Emerging Youth Leaders'

E-mail Print PDF

Mahasiswa Indonesia ikut menjadi salah seorang penerima anugerah tahunan “Global Emerging Youth Leaders” dari Amerika.

Kesepuluh anak muda penerima Global Emerging Youth Leaders Award 2016 (VOA/Eva).

 

21.04.2016

WASHINGTON DC—

Zulfirman Rahyantel, mahasiswa Universitas Pattimura – Ambon, menjadi salah seorang dari sepuluh anak muda dari berbagai penjuru dunia yang dianugerahi penghargaan bergengsi ini oleh Departemen Luar Negeri Amerika Rabu pagi (20/4) karena dinilai telah melakukan perubahan sosial yang konstruktif.

Zulfirman terpilih karena dinilai berhasil memfasilitasi dialog antar keyakinan di antara sesama anak muda di Ambon dan daerah-daerah rawan konflik lain di Indonesia. Ia bahkan mengajak mereka mengunjungi daerah-daerah itu secara langsung untuk berbagi pengalaman, termasuk suka duka menjadi warga kota Ambon yang pernah dikoyak konflik bernuansa agama.

Anak-anak muda lain yang mendapat anugerah ini antara lain Ahlem Nasraoui dari Tunisia yang menggagas upaya pemberdayaan perempuan dan remaja lewat program “Peace Mediators”, yang dengan berani menjadikan upaya melawan terorisme dan ekstremisme sebagai platform utama.

Dalam pidato di Departemen Luar Negeri Amerika hari Rabu, Ahlem – yang telah melangsungkan puluhan latihan bagi perempuan di Tunisia – mengatakan betapa anak muda, khususnya perempuan, harus berdiri paling depan untuk menjawab isu-isu strategis dunia, termasuk menjernihkan kesalahpahaman tentang Islam yang ditimbulkan oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran.


Zulfirman Rahyantel, mahasiswa Univ Pattimura - Ambon. Salah seorang dari 10 penerima "Global Emerging Youth Leaders Awards" dari pemerintah AS. (VOA/Eva).

Anak muda lain yang menerima anugerah ini adalah Ahmad Shakib Mohsanyar dari Afghanistan, yang selama setahun terakhir menggalakkan kampanye “Afghanistan Needs You”, guna mengajak anak-anak muda di negara itu menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik. Ahmad juga mempromosikan pendidikan, kewirausahaan dan keterlibatan antar masyarakat madani di Afghanistan.

Ada pula Thinzar Shunlei Yi dari Myanmar yang memimpin “Burma’s National Youth Congress” dan sekaligus “The National Youth Network”, Nino Nanitashvili dari Georgia yang mendorong upaya menciptakan perdamaian lewat teknologi, Asha Hassan dari Kenya yang mengembangkan kelompok-kelompok anak muda yang memusatkan perhatian pada pentingnya rekonsiliasi antar etnis dan kelompok, Samuel Grzybowski dari Perancis yang mendirikan organisasi antar keyakinan “Coexister” sejak ia masih SMA dan kini memiliki cabang di Belgia dan Swiss, Basel Almadhoun – mahasiswa Universitas Al Azhar di Gaza yang memulai klub debat untuk mengajak anak-anak muda menyampaikan opini tentang konflik dan perdamaian, Hillary Briffa dari Malta yang sedang mengejar doctoral di London dan menjadi duta muda Malta di Organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa OSCE.

Anak muda terakhir yang juga meraih “Global Emerging Youth Leaders” adalah Jessel Recinos Fernandez dari Honduras. Berbeda dengan rekan-rekannya yang banyak menggagas dialog atau komunitas antar keyakinan, Fernandez yang dibesarkan di pinggiran kota San Pedro Sula – suatu kota di Honduras yang dijuluki sebagai “ibukota pembunuhan di dunia”, mendirikan “Skate Brothers” yang menawarkan beragam aktivitas kepada anak muda supaya mereka tidak terlibat kegiatan premanisme. Fernandez sendiri mengatakan kepada VOA, ia tertantang membangun kelompok ini setelah nyaris meninggal dalam baku tembak antar kelompok preman. “Saya pikir saya sudah mati. Karena peluru yang menembus dada saya hanya tinggal beberapa sentimeter dari jantung. Semua pikir saya akan mati. Tapi saya hidup”. Fernandez mengatakan momentum itu membuatnya menyadari bahwa ia diberi kesempatan hidup kedua oleh Tuhan untuk membantu sesama anak muda yang terlibat premanisme.

Kesepuluh penerima penghargaan ini akan berada di Amerika selama beberapa minggu untuk mengikuti berbagai kegiatan, sebelum kembali ke tanah air masing-masing. [em]

(dikutip dari : http://www.voaindonesia.com/content/mahasiswa-indonesia-raih-penghargaan-geyl-/3294580.html)

 

 

 

 

 

Last Updated on Tuesday, 02 August 2016 06:11  

Online Friends

Friends Online max min

Powered by EvNix
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday63
mod_vvisit_counterYesterday143
mod_vvisit_counterThis week63
mod_vvisit_counterLast week852
mod_vvisit_counterThis month2628
mod_vvisit_counterLast month10980
mod_vvisit_counterAll days220903

We have: 5 guests online
Your IP: 54.162.133.222
 , 
Today: Oct 20, 2018

Tekno - Sains

ANTARA News - Tekno - Sains
News And Service
  • Toko buah di China punya pendeteksi kemanisan melon
    Konsumen di salah satu toko buah di Haikou, China, dapat mendeteksi kadar manis buah melon dengan menggunakan perangkat kecerdasan buatan (AI). Perangkat tersebut disediakan oleh pemilik toko yang berada di Ibu Kota Provinsi ...
  • BPCB akan mendata lukisan prasejarah di gua-gua Pulau Kisar
    Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara akan mendata lukisan-lukisan peninggalan prasejarah pada dinding 36 gua yang tersebar di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, pada 14 November. Kepala BPCB Maluku Utara ...
  • Ridwan Kamil ingin dirikan "Innovation Center" bagi kaum milenial
    Bandung (ANTARA News)  -  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan ingin mendirikan "Innovation Center" untuk menjadikan daerahnya semakin maju melalui berbagai inovasi dan kreativitas. Hal itu ...
  • Penerima hadiah Nobel 2018 bidang kimia
    Hadiah Nobel 2018 bidang kimia dibagi untuk tiga ilmuwan. Setengah hadiah diberikan kepada Frances H. Arnold untuk penemuannya "Studi pertama tentang evolusi enzim yang diarahkan, protein yang mengkatalisis reaksi kimia”. ...